Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

WHITE BOX & BLACK BOX TESTING

1. Black Box A.       Pengertian Black Box Testing Black box testing adalah pengujian yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak. Jadi dianalogikan seperti kita melihat suatu kotak hitam, kit hanya bisa melihat penampilan luarnya saja, tanpa tau ada apa dibalik bungkus hitam nya. Sama seperti pengujian black box, mengevaluasi hanya dari tampilan luarnya(interface nya) , fungsionalitasnya.tanpa mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam proses detilnya (hanya mengetahui input dan output). B.          Kelebihan dan Kekurangan Black Box Testing - Kelebihan Black Box -                                  §  Dapat memilih subset test secara efektif dan efisien -                             ...

"Requirement Modeling"

REQUIREMENT MODELING  ? Yaitu memahami kebutuhan suatu masalah merupakan salah satu tugas yang paling sulit yang dihadapi seorang software engineer. Dalam requirement modeling terdapat beberapa hal seperti : Menggali Requirement Pertemuan yang dilakukan dan di hadapi oleh software engineer dan customer. Tujuannya untuk mengidentifikasi masalah data model. Tujuannya untuk mengidentifikasi masalah, mengusulkan elemen dari solusi, menegosiasi pendekatan berbeda dll. Validating Requirement Apakah setiap kebutuhan konsisten dengan tujuan keseluruhan sistem/produk? Apakah semua persyaratan telah ditetapkan pada tingkat abstraksi yang tepat? Artinya, lakukan beberapa persyaratan menyediakan tingkat detail tekhnis yang tidak pada level ini? Apakan kebutuhan benar - benar diperlukan ataukah merupakan fitur add-on yang mungkin tidak penting untuk tujuan sistem Apakah setiap persyaratan memiliki atribusi?Artinya, apakah sumber (umumnya, individu tertentu) mencatat untuk kebutuhan masing ...

Software Engineering Practice (RPL)

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SOFTWARE MODEL 1. model waterfal / linear sequential model Kelebihan dari model waterfal/linear sequential model adalah mudah diaplikasikan karena urutan-urutan pengerjaan sudah sering dipakai cocok untuk software berskala besar dan yang bersifat umum langkah-langkahnya sangat sekuensial, pengerjaan proyek akan mudah dikontrol dan terjadwal dengan baik. Tiap tahap memiliki metode untuk menghasilkan suatu dokumen yang bisa diserahkan ke pemakai Dokumen yang dihasilkan tiap tahap bisa di spesifikasikan secara jelas dan mendetail kekurangan dari model waterfal/linear sequential model adalah Persyaratan system harus digambarkan dengan jelas. Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah-ubah. Sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan pengembangan Terjadinya pembagian proyek menjadi tahap-tahap yang tidak fleksibel, karena komitmen harus dilakukan pada tahap awal proses Sulit untuk mengala...

"GENERIC PROSES FRAMEWORK"

Process framework adalah fondasi dasar dari proses software dengan mengidentifikasi aktivitas framework yang dapat diterapkan ke semua software. Generic process framework yang diaplikasikan dalam proyek software yaitu: 1. Communication Tahap ini ditugaskan untuk berkomunikasi antara developer dengan pelanggan untuk analisis perangkat lunak. Jenis-jenis kebutuhan (Requiretment) Functional (fungsional) Developement (pengembangan) Deploymenr (penyebaran) Performance (performa) Documentation (dokumentasi) Support (mendukung) 2. Planning Tahap ini diperlukan untuk menentukan/menetapkan sumber daya, jadwal dan informasi terkait yang lainnya dan menilai risiko dan jadwal kerja. 3 Model Menganalisis dan mendesign system perangkat lunak yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan custommer/pelanggan. 4. Construction Tahap yang diperlukan untuk membuat satu atau lebih perangkat lunak (pengembangan model yang dapat dieksekusi)...

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Menurut Wikipedia : Rekayasa perangkat lunak adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas . Menurut IEEE Computer Society : Rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak. Rekayasa Perangkat Lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip reakayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif untuk pengguna. Definisi dari Perangkat lunak itu sendiri merupakan kumpulan dari program, prosedur, dan dokumen data lain yang saling berhubungan yang merepresentasikan masalah di dunia nyata...